

kata teman teman beberapa hari ini aku nampak berbeda. aku nampak begitu lesu dan tak bersemangat dengan rambut lusuh berantakan. padahal aku termasuk wanita yg memperhatikan style dan penampilan. kedua orang tuaku pun juga mulai komplain akibat kelakuanku yg lebih suka diam dan diam akhir akhir ini. mungkin ini efek dari perasaanku yang tengah ada diantara ada dan tiada. bagaimana tidak?? offline msg yang kudapat terakhir kali dari Nando begitu membingungkan. aku tidak mengerti mengapa ia hanya mengirimkan 1 offline msg dan meninggalkanku hampir seminggu tanpa kabar. dan….. bagaimana pula dia bisa bilang merindukanku padahal memberi kabar pun tidak. rasanya dada ini begitu sesak jika mengingat hal itu. sakit sekali. mungkin semua ucapan Nando itu hanyalah basa basi. ya basa basi untuk meninggalkanku. mataku terpejam. aku merasa begitu bodoh. menjadi gadis paling bodoh di dunia. aku menyukai, mungkin mencintai lelaki yg hanya kutemui lewat dunia maya. dunia maya adalah dunia yg begitu luas dan ya.. maya. semua bisa dirubah disana. aku tidak pernah tau dengan jelas siapa itu Nando. aku hanya berkenalan dan chatting dengannya selama beberapa hari dan aku langsung jatuh hati pada setiap ucapnnya yang menurutku sangat romantis. Nando…… apa mungkin dia tidak benar benar ada??????
Thursday, 7 March 2008
lama kelamaan aku mulai berhenti menangis dan bersedih. yaaa, life must go on. meski aku tetap menatap layar laptop setiap pulang sekolah hingga larut, berharap, menunggu kedatangan Nando, tapi kehidupanku agaknya mulai sedikit membaik. sudah hampir 1 bulan Nando menghilang dan besok adalah tanggal anniversary kami. aku sangat berharap Nando muncul dan mengucapkan kata kata romantisnya yg selalu membuatku tersenyum. dan juga aku berharap Nando tidak lupa akan janjinya. aku sangat berharap. Tuhan, kau dengar permintaanku kan ?
aku ragu untuk menuliskan kalimat yang tepat agar Carita tidak kawatir. aku begitu bingung. aku sangat menyukai Carita sejak awal melihatnya di taman 2 tahun silam. aku merasa dia sangat lucu, cantik dan tampak sangat kuat meski waktu itu dia sedang menangis. mungkin selama ini dia tidak pernah menyadarinya bahwa sesungguhnya kita adalah tetangga. wajar jika dia tidak pernah melihatku karena aku memang jarang keluar rumah. aku menghabiskan seluruh waktuku dirumah mulai dari belajar, sekolah ataupun bermain. terkadang ada beberapa teman yg mengajakku menghirup udara luar tetapi aku selalu menolak. aku terlalu menutup diri dengan dunia luar hingga akhirnya aku mengenal sosok Carita. Aku ingin mengenalnya lebih jauh.
*offline message to id: Caritachita*
Nando : Carita, maafkan aku. aku sangat sayang kamu. sayang sekali.
maaf kalau aku akan jarang menghubungimu, tapi jangan kawatir.
aku baik baik aja :) PS: I MISS YOU
ku hirup nafas dalam dalam. sedikit beban yg selama ini menggayung dipundakku sedikit berkurang. ku tutup laptopku sehingga pemandangan diluar nampak lebih jelas. langit begitu gelap malam ituu. tidak ada bintang. mendung. seperti perasaanku saat ini. terkadang rasanya aku ingin menangis. sebagai remaja, aku merasa bebanku begitu berat. aku tidak pernah membunuh orang, merampok, aku juga tidak pernah melakukan kejahatan. tapi mengapa terlalu susah untukku buat hidup normal ? seperti layaknya teman2 seusiaku. seperti layaknya Carita. Mengingat Carita, rasanya hatiku semakin perih. harusnya tak pernah ku mulai semua ini. harusnya aku tidak perlu melibatkan Carita dalam kisah ku. aku sama sekali tidak pernah menduga akan punya pacar dan dia adalah Carita. gadis yg teramat cantik dan lembut. Ku kira hidupku hanya akan dihabiskan dengan obat obatan, suntikan, infus ataupun rumah sakit. yaa, mungkin tuhan membuatku mencicipi manisnya cinta, meski aku tahu kisah cintaku takkan berujung bahagia.
lamunanku dibuyarkan oleh suara pintu yg di buka. ternyata mama. dia nampak kawatir melihatku belum tidur tengah malam dengan jendela yg dibuka.
mama : Nandoooo lagi ngapain sih kamu? Kok belum tidur? aduhhhh kenapa jendelanya dibuka? nanti masuk angin loh. ayo sini mama bantu naik ke tempat tidur.
aku tersenyum dan meraih tangan hangat mama. mamaku adalah mama yg paling super sedunia. dengan kursi roda ini, tentu terlalu sulit bagiku untuk melakukan segala sesuatu sendirian, termasuk untuk hidup normal dan mamalah yg selalu menyemangatiku.
Tuhan itu maha adil. aku harus berhenti menyalahkan Tuhan. mungkin ini semua memang salahku. Carita, maafkan aku. tapi sungguh! aku benar benar mencintaimu.
kemarin adalah hari ulang tahunku. senang sekali rasanya untuk pertama kali dalam hidup aku merayakan ulangtahunku bersama pacar. yaaa, Nando sudah resmi menjadi pacarku sejak 3bulan lalu. mungkin tipe pacaran kami bukan tipe yg layak pada umumnya. aku dan Nando hanya berpacaran lewat Y!Messenger. Kami nyaris tidak pernah bertelepon bahkan bertemu pun sama sekali belum pernah. aku mengenal sesosok asing ini melalui kecanggihan tekhnologi yg perlahan lahan berhasil menyita seluruh perhatian dan pikiranku. terkadang kami bertukar foto, tapi dia selalu curang. dia tidak pernah mengirim fotonya dengan jelas. entah hanya setengah muka, pakai kacamata, ataupun nyaris buram karena di edit. yaa tetapi, aku tidak terlalu meperdulikan hal itu karena untuk pertama kalinya pula aku merasakan sesuatu yg berbeda dari hidupku meski sebenarnya akupun juga penasaran dengan sosok Nando yang sebenarnya.
sekian lama aku berpacaran lewat jaringan internet, tersenyum pada monitor laptop dan kadang cemberut karena pertengkaran kecil yg sebenarnya aneh kalau dipikir pikir, terkadang aku berpikir bahwa gaya pacaran kami sangat tidak layak. sebagai wanita remaja, tentu terkadang aku merasa iri dengan teman temanku yg setiap saturday night keluar bersama pacarnya, ataupun bertelepon hahaha hihihi selama berjam jam, sedangkan aku hanya berkutat didepan laptop menunggunya online tanpa harus tahu menghubunginya lewat mana lagi. kadang aku merasa kesal. sangat kesal!!! mengapa Nando tidak pernah memberikan nomor handphonenya kepadaku ? yaaa meski aku tahu terlalu sulit bagi kita untuk bisa telpon berjam jam karena akan menjebol dompet kita masing2 tapi seenggaknya aku bisa mengirimkan sms untuk mengetahui kabarnya yang sudah 2hari ini tidak online. apalagi ditambah dengan teman2ku yg mulai menanyakan tentang status dan keberadaan pacarku. aku gusar. sebal. kawatir semua bercampur jadi satu. disaat kondisi buruk seperti ini, pikiran negatif selalu menggangguku. mungkinkah sekarang Nando sedang berkencan dengan gadis lain di Jakarta ? atau dia mengalami kecelakaan ? tidak… tidak… tidak perlu kawatir. Nando pasti baik baik saja. aku percaya Nando. dan airmataku pun mengalir. hangat dan tiba tiba. aku adalah gadis yg cengeng dan sensitive. entahlah, aku merasa kali ini kita benar benar jauh. aku dan Nando. aku sangat merindukan Nando
*2 hari kemudian*
Nando : BUZZ!!!
sebuah pesan dari Nando yg akhirnya datang setelah sekian lama kubiarkan laptopku menyala agar Nando bisa menghubungi sewaktu waktu. tapi agaknya hari ini aku kurang beruntung. pesan itu baru kubaca 30menit kemudian karena aku sibuk dengan ibu dan ayah di ruang tengah.
Caritachita : BUZZ!!!
CaritaChita : BUZZ!!!
CaritaChita : Nandooooo
Jawab!!!!!
Caritachita : Nandooooooooooo
sudah lebih dari 2jam aku memandangi laptop menunggu balasan dari Nando. dia tidak menjawab, tapi status pada messengernya masih tetap available. aku semakin kawatir dan kesal pada Nando, tetapi agaknya rasa kesal ini lebih besar. kumatikan laptopku dan aku memutuskan untuk berhenti menunggu Nando. biarlah pikirku, toh kalau dia merindukanku pasti dia akan menghubungiku. kubaringkan tubuhku ditempat tidur dengan gusar. kututup mukaku dengan selimut dengan harapan dapat menutupi perasaanku yg sedang kesal. kesal sekali!!!!! apakah Nando tidak merindukanku? sudah lebih dari 3hari dia tidak memberi kabar sama sekali. Nando!!!!!!!!! kamu menyebalkan!!!!! aku mulai terisak. yaaa, aku begitu cengeng. rasanya dada ini sakit sekali jika membayangkan hanya aku yg merindukan Nando. hanya aku yng berharap kami dapat berkomunikasi setiap hari. Hanya aku yang kawatir……
Sebuah kisah 3 gadis kecil yang teramat sederhana. Aku dan kedua sahabatku. Kami punya impian, kami punya harapan, kami punya cinta.
Sahabat pertamaku adalah sesosok yang tegar, berpendirian, sensitif. Menapaki dinginnya gunung es, seperti itulah mungkin kisah cinta yang ia rasakan. Kadang masih teringat bagaimana gadis ini bersembunyi di uks, menatap melalui celah jendela yang terhalang dedaunan. Wajahnya terlihat sumringah melihat kekasih hati dari kejauhan. Lucu rasanya bila mengingat kisah cinta di masa lalu. Ketika aku menemaninya setiap hari jumat di seberang jalan sekolah dan kemudian kami duduk bersama, menatap langit dan menyampaikan rindu ini lewat hembusan angin.
Sahabat keduaku adalah gadis yang teramat lembut. Hatinya sangat baik dan aku suka senyumnya yang manis. Entah bagaimana sahabatku ini menjalani harinya setiap hari. Tahun pertama di smp mereka satu kelas. Tampak keakraban yang tak layak ketika jantung berdebar-debar saat dia tersenyum. Tahun kedua, tahun ketiga bahkan tahun tahun selanjutnya mereka tetap menghirup atmosfir yang sama. Aku sering melihat sahabatku ini berkata seolah olah dia tegar, tapi aku tahu bagaimana matanya seakan ingin menangis.
Dan yang terakhir adalah tentang aku. Aku mencintai sosok yang begitu jauh. Aku pun tak paham bagaimana rasa ini bermula, tapi sungguh, dia sanggup membuatku bertahan dengan cinta yang tak pernah tersampaikan ini. Aku masih ingat kenangan satu minggu 5tahun lalu. Kejadian yang begitu singkat, membuatku benar2 buta. Rasanya menyenangkan bisa bertemu denganmu, tertawa bersama. Kadang sampai sekarang, aku masih merindukan kisah cinta monyet ini.
Kami, 3 orang yang saling bersahabat. Memiliki cinta yang terpendam. Kami terlalu takut untuk jatuh. Kami terlalu enggan untuk menangis. Tapi sungguh kami bahagia dengan kisah cinta lama kami meski tidak indah
Dua hari berlalu sejak aku berkenalan dengan nando. Malam itu tidak ada yang harus aku kerjakan sehingga kuputuskan membuka Y!M saja. Sedikit kecewa ternyata saat itu nando tidak online. Namun beberapa waktu kemudian id itu kembali meramaikan account y!m ku atau lebih tepatnya meramaikan hatiku pula. Sangat menyenangkan bercengkrama dengan nando. Membuatku rindu akan Indonesia. Membuatku rindu akan macetnya kota jakarta setiap hari. Namun ada sesuatu yang ganjil dengan nando. Sudah cukup lama aku berteman dengannya, berkomunikasi dengannya bahkan saling bertukar foto. Tapi nando selalu menolak bila aku menawarkan untuk bisa ber-webcame dengan dia. Selalu saja ada alasan untuk menolak permintaanku, sungguh aku tidak mengerti. Padahal aku yakin pasti sangat menyenangkan bisa menatap langsung muka nando. Hahahah mungkin hanya menyenangkan untukku tidak untuk nando. Mungkinkah nando tidak menyukaiku?
Sunday, Okt 08th 2009
Musim gugur hampir selesai, udara terasa semakin dingin. Mungkin beberapa hari lagi salju akan turun padahal ini masih awal oktober. Menghadap laptop dan bercengkrama dengan nando sudah menjadi aktivitas rutinku sekarang. Aku seakan tersihir oleh pesonanya. Tidak pernah aku tidak senyum-senyum sendiri ketika sedang bersama dia. Aku seperti merasakan berada dalam atmosfir yang sama dengannya . aku juga merasa seperti dia ada disekitarku, selalu bersamaku. Nando, mungkinkah aku jatuh cinta padanya ? tidak. Mungkin ini hanya perasaan rindu pada kampung halaman. Perasaan nyaman karena memiliki teman yang sudah lama aku rindukan. Nando… nando…
Hari ini adalah hari yang sangat spesial bagiku. Hari yang benar2 dinanti gadis gadis di seluruh dunia. Aku tidak pernah berkhayal akan datangnya hari ini apalagi dengan nando. Sama sekali tidak pernah terlintas bahwa nando akan menyakatakan perasaannya padaku. Sebuah untaian kalimat yang sederhana tapi aku benar benar tersihir. Aku benar benar merasa bahagia. Sangat bahagia. Ya… perlahan lahan aku mulai mencintai sosok yang hanya kutemui lewat laptop. Hanya lewat sentuhan tanganku dan tangannya pada keyboard masing2, kami berdua sama sama tenggalam dalam fantasi cinta yang sungguh memesona. Hari ini, 8 oktober 2009, aku pertama kali mengaku suka pada lelaki, aku pertama kali merasakan jatuh cinta. Pada nando, sosok yang sangat jauh, yang sangat sulit untuk kugapai namun aku bersungguh sungguh. Aku sangat bahagia ketika bersama nando.
Ini adalah cerita tentang aku. Di musim ketika orang sibuk mengenakan jaket tebalnya dengan rambut yang berantakan terusik oleh angin. Aku sangat menyukai musim ini. Daun emas kecoklatan, angin yang tidak terlalu dingin. Sungguh menyenangkan bisa merasakan keindahan musim sambil menggandeng orang yang dikasihi. Itu harapanku hari ini….
Saturday, sept 24th 2009
Berawal ketika aku duduk di halaman sebuah rumah dengan secangkir susu panas dan beberapa camilan. Aku tengah sibuk dengan laptopku mengerjakan laporan yang tinggal beberapa hari lagi deadline nya. Sebelumnya, kuceritakan dulu tentang aku. Aku seorang siswi SMA salah satu sekolah negeri yang paling bagus di kota ini. Aku sangat menyukai musim gugur. Sensasi saat rambutku terkulik oleh sepoi angin sungguh menyenangkan. Alunan suara merdu Jason Mraz sangat sempurna menemaniku menikmati udara pagi di hari pertama musim kesukaanku ini. Di tengah sibuknya aku merangkai kata untuk laporan, tiba2 laptopku bergetar. Ya, sebuah pesan dari Y!messenger. aku cukup terkejut, sebuah pesan dari id asing. Bukan temanku bukan pula kerabatku. Kuputuskan untuk sesaat mengabaikan tugas yang masih menumpuk dan melakukan sedikit chitchat dengan orang asing yang tidak kukenal.
Nando.anggara : BUZZ!!!
Caritacitha : ini siapa ?
Nando.anggara : gue nando
Caritacitha : kamu kenal aku ?
Nando.anggara : seorang gadis berambut ikal yang menangis di taman xxx 2 tahun yang lalu
Caritacitha : hah ?
Hey tunggu dulu. Apa kamu melihatku waktu itu ?
Nando.anggara : tentu. Wajahmu benar-benar kacau saat itu hahahaha
Caritacitha : jangan tertawa. Aku serius
Dan begitulah, aku terus chat dengan orang asing yang bernama nando itu. Lelaki yang cukup menarik karena berani menertawakanku. Aku adalah seorang gadis yang mungkin banyak gadis2 lain iri padaku. Bisa dibilang aku sempurna. Wajah, otak, kekayaan, kasih sayang, teman, popularitas semua aku punya. Lucu juga bila diingat aku menangis 2 tahun lalu. Orangtuaku dipindah tugaskan ke belanda dan aku tentu harus ikut mereka. Aku melarikan diri ke taman dan menangis sejadi-jadinya karena ingin tetap tinggal di kota kelahiranku bersama teman2 yang sudah kukenal sejak lahir dan tidak kusangka pula ternyata ada orang yang melihat aku dalam keadaan benar benar kacau. Hahaha aku tersenyum sendiri bila mengingat ingat kejadian itu.